Welcome to d-eyeview Sign in | Join | Help

..I Let You Read it..

it's about art in architecture, life and how we live, smile and its sharing to others..

Syndication

Tags

    No tags have been created or used yet.
LAYOUT IN ARCHITECTURE...

 "Yeeyy, finally it's my second post!"  ^__^ fufufufufu..

Setelah membaca comment2 berisikan saran dan masukan dari teman2-yang-udah-jadi-Arsitek-beneran di post saya sebelumnya (tetep kasih masukan terus yah!!), akhirnya saya telah memutuskan untuk menuliskan saja perjalanan selama belajar di Arsitektur UI di blog ini..

(  ^^): "Hohohoho, beruntungnya gw, d-eyeview ini baru dibentuk pas gw baru masuk. Jadi gw bisa me'review apa aja yang gw dapet di sini dari awal masuk sampe gw lulus nanti, dari gw nggak bisa apa - apa sampe udah bisa apa - apa. Amien."

Mulai dari perihal tugas2 apa saja yang saya dapat, pengalaman2 saya saat menyelesaikan tugas2 tersebut, sampai hasil akhir bagaimana seharusnya tugas tersebut semestinya dibuat seperti yang diharapkan para dosen dan asdos (asisten dosen.red). Nggak lupa juga saya akan menceritakan proses2 pengerjaannya dan gunanya di lapangan kerja Arsitek ke depan..

(  ^^): "Hmhmhm..Sepertinya seru..Semoga aja blog ini bisa trus gw update, mengingat tugas2 dan jam mata kuliah di Arsitektur yang agak-sedikit-banyak-banget menyita waktu 24 jam sehari gw. Doakan saja yah.."

Saya berharap blog dengan kriteria di atas nantinya akan dapat membantu banyak lapisan komunitas yang ingin tahu lebih banyak tentang dunia Arsitektur. Tentunya juga, comment dari teman2 yang udah pro dan expert amat sangat banget saya harapkan. Masukan - masukannya gituu.. Okeh okeh?? Siiipp...

Ok, setelah saya sedikit bermain kata dalam pendahuluan di atas, kita back to the topic..

LAYOUT. Apa sih itu? Layout merupakan salah satu ruang lingkup yang ada di dalam dunia advertising, filmografi, percetakan, jurnalis, dan lain - lain. Ya, kita tahu layout ada di mana - mana. Majalah, billboard, komik, you name it lah. Tapi ternyata saya masih sedikit bingung ketika dosen saya di Teknik Komunikasi Arsitektur meminta kami, angkatan 2006, untuk menganalisa suatu layout kemudian meng'edit'nya sehingga menjadi suatu layout yang bagus. Timbul banyak sekali pertanyaan di dalam benak saya. Layout yang bagus?

Layout yang bagus itu yang kaya apa?

Cukupkah asal komunikatif saja dan dimengerti semua orang?

 Perlukah ada unsur attractive yang menarik perhatian dalam suatu layout yang baik?

Seberapa besar pengaruh komposisi dan peletakan informasi grafis maupun tulisan di dalam suatu layout?

Dan yang penting..

Seberapa besar peran layout dalam dunia Arsitektur?

Sampai saat ini, sepengetahuan saya, layout di dalam Arsitektur terutama digunakan dalam rancangan suatu gambar kerja atau bangunan. Suatu saat saya melihat - lihat gambar blueprint proyek bangunan rumah milik ayah saya (Yes, I definitely follow my dad's step to be an architect). Biasanya ada gambar perspektif keseluruhan bangunan, denah lantai, denah atap, tampak, potongan, dan panel keterangan gambar tersebut. Hampir seperti menjelaskan suatu produk baru ke publik dengan pembagian layout yang sangat sederhana, contohnya pada gambar kerja. Layout dalam Arsitektur juga digunakan saat kita ingin mempresentasikan suatu rancangan bangunan. Dapat berupa panel yang memiliki orientasi vertical ataupun horizontal. Permainan warna background, pemilihan jenis, ukuran, dan warna font, peletakan gambar, adalah beberapa unsur penting dalam mengkomposisikan layout yang baik..

Hal utama lainnya yang mesti kita perhatikan adalah :

Bagaimana caranya menonjolkan suatu informasi gambar tanpa kehilangan kesatuan dan keutuhan dari layout itu sendiri ?

Bagaimana mengkomposisikan layout supaya dapat menarik perhatian orang?

 ( ^^): "Hmhmhm, biasanya gw nyusun layout menurut sepengliatan gw yang enak aja. Atau yang menurut feeling gw sreg. Nggak nyangka bakal serumit ini, nentuin gambar mana yang perlu dan yang nggak, nentuin ini itu mau ditaro dimana'nya kertas. Ckckck, makanya agak bingung waktu Mba Mita nanya balik ke kita, layout yang bagus itu gimana. Jadi, minta comment dan masukannya dong, buat nambah2 referensi.."

Published Sunday, April 08, 2007 11:31 AM by sheila_narita

Comments

# re: LAYOUT IN ARCHITECTURE... @ Sunday, April 08, 2007 1:41 PM

In my opinion, I'd like to say that lay-out designing will always depend on the needs. Just for example, in the case of well known products, we don't have to re-promote the product by including components that would show the pluses. It is different to the brand new product, isn't it? Just like in 'gambar kerja', we need to tell all sides of the building. So we need to include the perspective, section, plan, etc. It is true that the arrangement of the lay-out component is up to us, but it wouldn't work if the arrangement doesn't match with the needs. Which part takes the biggest portion, all depends on the needs.  

yosf_alqa

# re: LAYOUT IN ARCHITECTURE... @ Monday, April 09, 2007 8:22 PM

Yang perlu dipelajari terlebih dulu utk mengerti tentang bagus / tidaknya tetek-bengek lay out & semua printilannya ialah belajar dulu konsep estetika itu apa. Hal ini merupakan bahasan / pertanyaan dasar di FILOSOSI / Filsafat. Utk itu perlu belajar dari orang-orang yg ngomongin hal seperti ini. Para pemikir kuno, (cenderung usang & membosankan, tapi ada baiknya kita tahu, guba menambah wawasan pengertian ttg ugly, beauty, bad, or better) spt Plato, hingga para arsitek seperti Romo Mangun atau mungkin Frank O. Gehry, biasanya mereka menjelaskan pandangan mereka ttg hal ini. Setelah itu coba belajar ttg 'logika ruang' (ini sih istilah saya saja looh !) dari buku-buku yg mengulas ttg Space Program / Program Ruang - bisa tanya P' Gun. Lalu coba utk lihat & analisa dari contoh / preseden yg telah ada seperti dari brosur, atau contoh blue print arsitektur, atau juga master plan dari suatu area perancangan yg telah dibangun. Setelah itu mulai BERANI MENCOBA VERSI LAY OUT sendiri atas dasar tugas yg ada. Namanya jg belajar ! Yuuuuuuk ! Yakk Yuuuk !

Nitip pesen ke Ikatan Mhsws Arsitektur UI, bila ada acara / seminar bisa gunakan situs ini utk sarana promosi, karena kami punya sistem Notification untuk itu.

Peter YG

# re: LAYOUT IN ARCHITECTURE... @ Tuesday, April 10, 2007 4:50 PM

*Peter YG

oke2, jadi urutannya filsafat - logika ruang - analisa contoh - berani mencoba..

i'll try..

tapi biasanya nih, menurut gw, penilaian sesuatu yang memiliki nilai estetik itu cenderung subjektif..

si itu bilang ini bagus..

sementara yang si satunya lagi bilang itu jelek..

nggak ada patokan yang umum buat arti bagus dan indah itu sendiri..

kaya dari cerita pa'gun,

pas frank gehry ditanya "apa itu indah?", dy cuma jawab..

"i can't tell you, but i can show you.."

trus dy ke museum seni, dan nunjukin mana lukisan yang menurut dy indah..

klo menurut gw sy, indah itu yang enak dipandang dan meresap ke ingatan terus..

oke2, nanti dikasi tau..

yu'yaa yuuu..

sheila_narita

# re: LAYOUT IN ARCHITECTURE... @ Tuesday, April 10, 2007 5:06 PM

*yosf_alqa

i agree with you that layout design depends on our needs..berkali2 dosen dan asdos gw di tekomars bilang begitu, tapi yang bikin bingung lagi, ketika gw ngerasa gambar denah, tampak, potongan, perspektif udah cukup menjelaskan si produk, beberapa orang masih aja merasa tanpa gambar aksono dan iso, produk tersebut belum jelas..jadi buat tambahan, design layout itu nggak cuma tergantung dari apa mau kita, tapi juga merhatiin gimana thu layout ketika diliat sama publik..

sheila_narita

# re: LAYOUT IN ARCHITECTURE... @ Thursday, April 12, 2007 10:37 PM

1).Yup, mmg pertanyaan ttg indah/tdk itu tergantung dari sudut pandang bgm seseorang memaknainya. Krn itu kita perlu belajar memahami, shgg bisa dilihat ternyata stp org punya pengertiannya (wisdom) msg-msg. Jadi krn itu tdk perlu kecil hati bila dikritik, sbb penilaian ttg bagus/tdk itu ternyata sgt relatif. Yg perlu dimengerti ialah apa sebenarnya makna ttg estetika dlm suatu upaya merancang. 2). Untuk memahami suatu komposisi estetika lay out kita bisa belajar dari misalnya dari filsafat & budaya Jawa ttg arti suatu bangunan tinggal, atau mencoba memahami sudut pandang Feng Shui ttg aliran Ying/Yang, atau mungkin kita bisa mencari literatur dari psikologi yg membahas ttg dampak warna thd suatu lay out. Jadi memahami suatu lay out / logika ruang, ternyata pengertian kita perlu utk diisi dulu dgn cakrawala berpikir yg mmg harus agak banyak. 3). Menurut saya arsitek itu berperan saat ia melakukan tugas praktek, jadi ada baiknya memang trial & error shgg bisa belajar dari berbagai ragam kemungkinan terjadinya suatu lay out. 4). Jgn buang lay out yg dianggap salah ! Siapa tahu justru kelak itu nanti yg terbaik. 5). Proses adalah segalanya !

Peter YG

# re: LAYOUT IN ARCHITECTURE... @ Saturday, April 14, 2007 8:45 AM

Lay-out bukan hanya di gunakan untuk tampilan gambar kerja. Lay-out juga sangat vital bagi arsitek bahkan buat para designer lainnya untuk menyusun penyajian saat presentasi. Presentasi yang menarik sudah pasti menjadi nilai tambah tersendiri sebagai first impression dari audience ataupun klien. Baik lay-ouy gambar kerja maupun penyajian presentasi intinya sama aja.....mungkin sama aja dengan kita menyusun lay-out furniture dalam denah.

Estetika memang subyektif tidak ada yang absolut (begitu juga karya arsitektur)...tapi paling tidak lay-out harus bisa informatif (karena merupakan media komunikasi dengan audience). Di gambar penyajian presentasi yang paling penting di arsitektur jelas gamabr2 denah, tampak potongan dan perspektif (image 3d). Info lainnya yg harus masuk adalah konsep, foto survey (yg penting saja) dan skema analisa pemikiran kita. Semuanya disusun secara skematik. Karena presentasi tidak perlu menuliskan semua cerita, intinya saja. Bahkan kalo bisa ditampilkannya dalam bentuk simbol2 grafis akan jauh lebih menarik. Jadi tdk bnyk kata2. Dan sebaiknya ada ceritanya di balik semua itu. Misalnya seolah-olah kita menyusun perjalanan....jadi bercerita mulai dari masalahnya, analisanya, konsepnya, gambar denah nya, tampaknya, potongannya samapi 3d image-nya....kayak kita bikin script film aja.

Masalah warna dan bahan itu bebas, dulu jaman saya pernah ada rekan saya yang menempel gambar2 nya di atas board tripleks yang dilapisi sobekan2 kertas koran yang pinggirnya di bakar.....ini cuma contoh bagian kreatifitas saja. Ada lagi teman yang membuatnya seolah kumpulan frame foto perjalanan. Kalau mau sering2 aja liat buku2 grafis, pasti akan semakin banyak refrensi ide yg di dapat.

Sementara untuk gambar kerja memang lay-out harus lebih formal. Karena ini untuk kepentingan membaca gambar di lapangan untuk konstruksi. Jadi gambar harus jelas dan tepat infonya mulai dari ukuran sampai keterangan gambar. Harus detail dan sejelas-jelasnya!Tekniknya standar jadi kalo mau belajarnya ya perhatikan aja sebanyak2nya gbr2 kerja ataupun blue print.

Memang betul bgt semuanya bisa dipelajari dengan proses mencoba. Trial en error toh kan kalau kembali ke estetika gak ada yang absolut, kalo menurut kita gak bagus n gagal menarik perhatian orang presentasinya ya coba teknik lain. Anggap aja kayak pelajaran prakarya di SD, kita membuat sesuatu kreasi tampilan cuma isinya harus informatif jangan sampai isi dikalahin sama hebohnya tampilan.

Jadi layout untuk presentasi memang harus menarik dan yang pasti informatif dan komunikatif. Karena atraktif menjadi jualan awal setiap pedagang untuk menarik perhatian...ibaratnya kemasannya....kalau dari awal udah gak menarik kita sulit mengarahkan orang mengerti isinya.

dwi hergiawan

# re: LAYOUT IN ARCHITECTURE... @ Wednesday, July 11, 2007 10:10 PM

Bgm kabar terakhirnya neh ?

Peter YG

# re: LAYOUT IN ARCHITECTURE... @ Tuesday, August 07, 2007 7:20 PM

Kalo mau liat jenis-jenis layout, sekarang lagi pameran di JDC lt-7 hasil Sayembara Fasad JDC.

Mungkin dari situ lo pada bisa ambil kesimpulan.

Salam

Archie

Anonymous comments are disabled
Powered by Community Server (Personal Edition), by Telligent Systems